Penderita yang terserang biduran (kaligata) mendadak timbul gatal-gatal pada kulit.Gatal-gatal tersebut berlangsung lama sehingga penderita merasa kulitnya menjadi tebal.Jika sering digaruk, kulit menjadi kemerah-merahan dan semakin meluas ke seluruh permukaan tubuh.Jika sampai ke bagian muka yang terserang, mata kelihatan membengkak termasuk bibir.
Penderita biduran (kaligata) sebaiknya banyak makan sayuran dan buah-buahan.Kubis sementara dijauhi dulu.Ikan atau makanan yang berbau amis harap menjadi pantangan utama.Jika mandi jangan menggunakan air dingin,tetapi harus air hangat.Akan lebih baik mandi dengan menggunakan obat tradisional biduran (kaligata) lainnya yakni rebusan daun mimba atau rebusan daun mindi.
Berikut adalah pilihan resep yang harus diminum,
Resep 1 Obat Tradisional Biduran (Kaligata)
Bahan:
Kulit batang pule..................... 3 jari tangan
Temulawak sebesar telur itik... 1 biji
Kunyit sebesar telur ayam....... 1 biji
Cara meramu:
Cuci bersih semua bahan, iris tipis temulawak dan kunyit.Rebus bahan dalam 4 gelas air hingga tersisa 3 gelas.
Aturan pakai:
Minum ramuan obat tradisional dengan dosis dewasa 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.Minum ramuan sesudah makan.
Resep 2 Obat Tradisional Biduran (Kaligata)
Bahan:
Daun sambiloto.................. 11 lembar
Meniran.............................. 3 tanaman
Kunyit sebesar telur ayam....1 biji
Cara meramu:
Cuci semua bahan, potong meniran, kupas dan iris tipis kunyit.Rebus semua bahan dalam 4 gelas air hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan dengan dosis dewasa 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
Pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur minimal selam 4 minggu.
Catatan:
Lebih dari 22 tahun Istri saya menderita biduran (kaligata), dari semenjak kecil seingatnya dari umur 7 tahunan sudah sering kena gatal-gatal.Apalagi kalau hujan-hujaan atau cuaca lagi dingin-dinginnya atau tiduran di lantai biduran (kaligata) ini sering datang menyerang.
Pertama kali saya tawarkan untuk diobati dengan minum jamu tradisional dia ragu,masa sih dengan tanaman liar yang banyak ditemui di semak-semak bisa menyembuhkan penyakit yang bertahun-tahun, begitu katanya...
Setelah saya yakinkan akhirnya dia mau mencoba obat tradisional biduran (kaligata) ini.Saya pakai resep 1 di atas selama 4 minggu setelah istirahat 3 hari, minum obat tradisional dilanjutkan lagi selama 2 minggu total 6 minggu rutin tanpa putus 1 hari pun.
Alhamdullilah sudah lebih dari 3 tahun ini, biduran (kaligata) tidak pernah kambuh lagi, walau sering kena udara dingin atau tiduran di lantai.Mudah-mudahan sembuh total dan sejak itu sekarang dia jadi yakin akan keampuhan obat tradisional.Jadi kepada Anda atau ada anggota keluarganya yang sering kena biduran (kaligata) jangan ragu untuk mencoba, saya sendiri sudah membuktikan khasiat obat tradisional biduran (kaligata) di atas.
Demikian tulisan kali ini semoga bermanfaat, Terimakasih.
Senin, 23 Mei 2011
Minggu, 15 Mei 2011
Obat Tradisional Eksim
Eksim termasuk penyakit yang susah diobati karena sering kambuh. Gejala eksim yakni timbul bintik-bintik kecil yang berair atau bernanah pada kulit. Cairan tersebut bisa menular pada kulit lain. Jika sudah sembuh kulit menjadi mengeropong kering.
Penyebab penyakit eksim antara lain ketidakcocokan makanan (alergi) seperti kepiting dan udang. Namun penyakit ini bisa juga disebabakan oleh bahan kimia yang tidak cocok dengan kulit. Jika sudah menahun (kronis), penyakit ini susah disembuhkan karena memerlukan perawatan dan pengobatan yang rutin.
Untuk perawatan, diharap penderita mengurangi konsumsi garam, kue yang terlalu manis, ikan air laut maupun ikan tawar, ayam dan daging babi. Sebaiknya banyak makan sayuran udan buah-buahan.
Sebelum diobati dengan ramuan sebaiknya kulit yang sakit dibersihkan dengan air hangat yang diberi garam sedikit atau digosok dengan daun randu (daun kapuk randu) yang masih muda dan segar.
Obat tradisional eksim pada resep ini menggunakan bahan daun sendok, brotowali, temulawak, pule, sambiloto, dan kunyit. Berikut ini adalah resep yang diminum.
Resep 1 Obat Tradisional Eksim
Bahan:
Daun sendok............................. 10 lembar (kering -+ 7 gr)
Brotowali................................... 2 jari tangan (kering -+ 7gr)
Temulawak sebesar telur ayam... 1 biji (kering -+ 11 gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan lalu potong iris kecil-kecil.Rebus dengan air 4 gelas hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan tradisional dengan dosis sebagai berikut.
- Anak umur 6-8 tahun, minum 3 kali sehari masing-masing 1/4 gelas.
- Anak umur 9-12 tahun, minum 3 kali sehari masing-masing 1/3 gelas.
- Dewasa, minum 3 kali sehari @ 1/2 gelas.
Resep 2 Obat Tradisional Eksim
Bahan:
Sambiloto ........................................ 1 genggam (kering -+ 11 gr)
Daun sendok ................................... 11 lembar(kering + 7,5 gr)
Kunyit sebesar telur ayam ................ 1 biji (kering -+ 11 gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan, iris tipis kunyit dan potong kecil bahan lainnya.Rebus dengan air 4 gelas hingga tersisa 3 gelas.
Aturan pakai:
Minum ramuan tradisional dengan dosis 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
Resep 3 Obat Tradisional Eksim
Bahan:
Pule........................................... 2 jari tangan (kering -+ 15 gr)
Sambiloto.................................. 15 lembar (kering -+ 2 gr)
Temulawak sebesar telur ayam... 1 biji (kering -+ 11 gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan iris tipis temulawak dan potong kecil-kecil pule. Rebus dengan air 4 gelas hingga tersisa 3 gelas.
Aturan pakai:
Minum ramuan dengan dosis 3 kali sehari @ 1/2 gelas.
Menurut hemat saya, pengobatan pada penyakit eksim membutuhkan kemauan dan kesungguhan yang kuat untuk sembuh.Hal ini terkait dengan pola makan sipenderita. Pantangan makan harus dijauhi. Selama pengobatan pantangan harus menjadi bagian dari gaya hidup.
Catatan:
Pengalaman ketika saya memberikan ramuan ini, penderita tidak sabar dalam menjalani proses pengobatan. Ketika penderita mengkonsumsi ramuan ini baru minum 2 minggu dan melihat eksimnya sudah mengering sipenderita tidak dapat menahan diri dari memakan makanan yang harus dijauhi.Akhirnya ya kambuh lagi eksimnya.
Padahal pengobatan tradisional membutuhkan waktu, tidak langsung terasa khasiatnya seperti pada pengobatan kimia (baca Panduan Umum Dalam Meramu Dan Menggunakan Obat Tradisional).
Untuk mencapai hasil maksimal selain menggunakan ramuan yang diminum, penderita juga harus menggunakan minyak oles.Baca "Minyak Oles Untuk Obat Tradisional Eksim" pada postingan berikutnya.
Demikian tulisan kali, semoga bermanfaat.Terimakasih.
Penyebab penyakit eksim antara lain ketidakcocokan makanan (alergi) seperti kepiting dan udang. Namun penyakit ini bisa juga disebabakan oleh bahan kimia yang tidak cocok dengan kulit. Jika sudah menahun (kronis), penyakit ini susah disembuhkan karena memerlukan perawatan dan pengobatan yang rutin.
Untuk perawatan, diharap penderita mengurangi konsumsi garam, kue yang terlalu manis, ikan air laut maupun ikan tawar, ayam dan daging babi. Sebaiknya banyak makan sayuran udan buah-buahan.
Sebelum diobati dengan ramuan sebaiknya kulit yang sakit dibersihkan dengan air hangat yang diberi garam sedikit atau digosok dengan daun randu (daun kapuk randu) yang masih muda dan segar.
Obat tradisional eksim pada resep ini menggunakan bahan daun sendok, brotowali, temulawak, pule, sambiloto, dan kunyit. Berikut ini adalah resep yang diminum.
Resep 1 Obat Tradisional Eksim
Bahan:
Daun sendok............................. 10 lembar (kering -+ 7 gr)
Brotowali................................... 2 jari tangan (kering -+ 7gr)
Temulawak sebesar telur ayam... 1 biji (kering -+ 11 gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan lalu potong iris kecil-kecil.Rebus dengan air 4 gelas hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan tradisional dengan dosis sebagai berikut.
- Anak umur 6-8 tahun, minum 3 kali sehari masing-masing 1/4 gelas.
- Anak umur 9-12 tahun, minum 3 kali sehari masing-masing 1/3 gelas.
- Dewasa, minum 3 kali sehari @ 1/2 gelas.
Resep 2 Obat Tradisional Eksim
Bahan:
Sambiloto ........................................ 1 genggam (kering -+ 11 gr)
Daun sendok ................................... 11 lembar(kering + 7,5 gr)
Kunyit sebesar telur ayam ................ 1 biji (kering -+ 11 gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan, iris tipis kunyit dan potong kecil bahan lainnya.Rebus dengan air 4 gelas hingga tersisa 3 gelas.
Aturan pakai:
Minum ramuan tradisional dengan dosis 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
Resep 3 Obat Tradisional Eksim
Bahan:
Pule........................................... 2 jari tangan (kering -+ 15 gr)
Sambiloto.................................. 15 lembar (kering -+ 2 gr)
Temulawak sebesar telur ayam... 1 biji (kering -+ 11 gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan iris tipis temulawak dan potong kecil-kecil pule. Rebus dengan air 4 gelas hingga tersisa 3 gelas.
Aturan pakai:
Minum ramuan dengan dosis 3 kali sehari @ 1/2 gelas.
Menurut hemat saya, pengobatan pada penyakit eksim membutuhkan kemauan dan kesungguhan yang kuat untuk sembuh.Hal ini terkait dengan pola makan sipenderita. Pantangan makan harus dijauhi. Selama pengobatan pantangan harus menjadi bagian dari gaya hidup.
Catatan:
Pengalaman ketika saya memberikan ramuan ini, penderita tidak sabar dalam menjalani proses pengobatan. Ketika penderita mengkonsumsi ramuan ini baru minum 2 minggu dan melihat eksimnya sudah mengering sipenderita tidak dapat menahan diri dari memakan makanan yang harus dijauhi.Akhirnya ya kambuh lagi eksimnya.
Padahal pengobatan tradisional membutuhkan waktu, tidak langsung terasa khasiatnya seperti pada pengobatan kimia (baca Panduan Umum Dalam Meramu Dan Menggunakan Obat Tradisional).
Untuk mencapai hasil maksimal selain menggunakan ramuan yang diminum, penderita juga harus menggunakan minyak oles.Baca "Minyak Oles Untuk Obat Tradisional Eksim" pada postingan berikutnya.
Demikian tulisan kali, semoga bermanfaat.Terimakasih.
Sabtu, 14 Mei 2011
Obat Tradisional Kencing Manis (Diabetes Mellitus)
Obat Tradisional Kencing Manis (diabetes mellitus) merupakan artikel yang akan di tulis pada post kali ini.
Kencing manis merupakan kelainan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa dalam darah akibat kekurangan atau penurunan efektivas insulin.Kelebihan glukosa yang terbuang dalam urin menyebabkan kencing penderita sering dikerumuni semut karena mengandung gula atau glukosa sehingga di sebut kencing manis.Faktor genetik, pola hidup dan pola makan memegang peranan penting sebagai penyebab dabetes mellitus.
Kencing manis ditandai dengan gejala sebagai berikut:
1. Sering buang air kecil dengan volume yang banyak.
2. Selalu merasa haus dan ingin minum terus.
3. Sering merasa lapar, lemah serta mudah lelah dan mengantuk.
4. Gatal-gatal dan mudah timbul borok (luka) yang sulit sembuh.
Obat tradisional kencing manis (diabetes mellitus) yang bisa digunakan untuk mengobatinya adalah sebagai berikut:
Resep 1 Obat Tradisional Kencing Manis (Diabetes Mellitus)
Bahan:
Daun duwet................... 7 lembar (-+ 15 gr)
Meniran........................ 3 tanaman (-+ 15 gr)
Kulit batang pule ......... 3 jari tangan (-+ 17 gr)
Daun kumis kucing ...... 30 lembar (-+ 7 gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan dan rebus dalam 4 gelas air hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan obat tradisional dengan dosis dewasa 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.Lakukan secara teratur minimal selama 2 minggu, jika ada tanda kemajuan maka minum ramuan tradisional dilanjutkan sampai kondisi gula dalam darah menjadi normal.Setelah sembuh minum ramuan 2 hari dalam 1 minggu untuk menjaga gula darah tetap normal.
Resep 2 Obat Tradisional Kencing Manis (Diabetes Mellitus)
Obat tradisional yang digunakan untuk mengaktifkan kerja pankreas adalah pare.
Cuci pare sebanyak 2 ons kemudian parut, lalu seduh dengan air mendidih 1/2 gelas.Kemudian peras dan saring.Setelah dingin, minum sebelum makan pagi hari.
Catatan:
Pengobatan pada kencing manis (diabetes mellitus) membutuhkan dukungan penuh keluarga.Lakukan secara teratur dan sungguh-sungguh, minum ramuan resep 1 dan juga ramuan resep 2.Jangan lupa semua pantangan juga dijauhi.
Demikian tulisan kali ini semoga bermanfaat.Untuk obat tradisional kencing manis (diabetes mellitus) dengan bahan lain akan dibahas pada postingan berikutnya.
Kencing manis merupakan kelainan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa dalam darah akibat kekurangan atau penurunan efektivas insulin.Kelebihan glukosa yang terbuang dalam urin menyebabkan kencing penderita sering dikerumuni semut karena mengandung gula atau glukosa sehingga di sebut kencing manis.Faktor genetik, pola hidup dan pola makan memegang peranan penting sebagai penyebab dabetes mellitus.
Kencing manis ditandai dengan gejala sebagai berikut:
1. Sering buang air kecil dengan volume yang banyak.
2. Selalu merasa haus dan ingin minum terus.
3. Sering merasa lapar, lemah serta mudah lelah dan mengantuk.
4. Gatal-gatal dan mudah timbul borok (luka) yang sulit sembuh.
Obat tradisional kencing manis (diabetes mellitus) yang bisa digunakan untuk mengobatinya adalah sebagai berikut:
Resep 1 Obat Tradisional Kencing Manis (Diabetes Mellitus)
Bahan:
Daun duwet................... 7 lembar (-+ 15 gr)
Meniran........................ 3 tanaman (-+ 15 gr)
Kulit batang pule ......... 3 jari tangan (-+ 17 gr)
Daun kumis kucing ...... 30 lembar (-+ 7 gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan dan rebus dalam 4 gelas air hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan obat tradisional dengan dosis dewasa 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.Lakukan secara teratur minimal selama 2 minggu, jika ada tanda kemajuan maka minum ramuan tradisional dilanjutkan sampai kondisi gula dalam darah menjadi normal.Setelah sembuh minum ramuan 2 hari dalam 1 minggu untuk menjaga gula darah tetap normal.
Resep 2 Obat Tradisional Kencing Manis (Diabetes Mellitus)
Obat tradisional yang digunakan untuk mengaktifkan kerja pankreas adalah pare.
Cuci pare sebanyak 2 ons kemudian parut, lalu seduh dengan air mendidih 1/2 gelas.Kemudian peras dan saring.Setelah dingin, minum sebelum makan pagi hari.
Catatan:
Pengobatan pada kencing manis (diabetes mellitus) membutuhkan dukungan penuh keluarga.Lakukan secara teratur dan sungguh-sungguh, minum ramuan resep 1 dan juga ramuan resep 2.Jangan lupa semua pantangan juga dijauhi.
Demikian tulisan kali ini semoga bermanfaat.Untuk obat tradisional kencing manis (diabetes mellitus) dengan bahan lain akan dibahas pada postingan berikutnya.
Kamis, 12 Mei 2011
Obat Tradisional Batu Ginjal (Kencing Batu)
Batu ginjal (kencing batu) pada umumnya ditandai dengan gejala antara lain pinggang terasa pegal dan sakit, kadang air seni susah keluar, air seni terlihat keruh dan sering tercampur darah. Pengobatan dengan tanaman obat bisa lanjutkan baca artikel obat tradisional batu ginjal (kencing batu) ini.
Agar tidak bertambah parah, sebaiknya penderita banyak minum air putih, kurangi minum air teh dan kopi yang kental.Jauhi minuman beralkohol, Coklat, bayam, tomat, kacang tanah dan jeroan agar dijauhi dahulu.
Obat tradisional yang berkhasiat untuk mengobati batu ginjal (kencing batu) yaitu : daun tempuyung, daun keji beling dan kumis kucing.
Resep obat tradisional kencing batu (batu ginjal) bisa memakai ramuan sebagai berikut.
Resep 1 Obat Tradisional Kencing Batu (Batu Ginjal)
Bahan:
Daun tempuyung.................... 7 lembar (kering -+ 11 gr)
Kumis kucing......................... 1 genggam (kering -+ 17 gr)
Meniran.............................. 4 pohon (kering -+ 15 gr)
Temulawak sebesar telur ayam 1 biji (kering -+ 11 gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan.Iris tipis temulawak dan potong kecil meniran.Rebus semua bahan dengan air 4 gelas hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan tradisional dengan dosis 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
Resep 2 Obat Tradisional Batu Ginjal (Kencing Batu)
Bahan:
Daun keji beling........ 7 lembar (kering -+ 5 gr)
Daun kumis kucing.....1 genggam (-+ 17 gr)
Meniran.................... 3 pohon (-+ 11 gr)
Kunyit....................... 2 jari tangan (-+ 11gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan, iiris tipis kunyit dan potong kecil bahan lainnya.Rebus dengan air 4 gelas hingga tersisa 3 gelas.
Aturan pakai:
Minum ramuan tradisonal dengan dosis 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
Catatan:
Saya pernah memberikan ramuan resep 1 dan memang hasilnya luar biasa.
Pilih salah satu resep di atas dan lakukan secara teratur minimal 2 minggu, minum ramuan tradisional dilanjutkan lagi selama 2 minggu lagi bila dirasa ada perkembangan positip.Setelah istirahat 3 hari,minum ramuan kembali selama 1 minggu.
Biasanya minum baru 1 minggu saja sudah ada perkembangan bagus.Untuk menyakinkan, tak ada salahnya di rontgen dulu sebelum minum ramuan dan setelah tuntas minum ramuan juga dirontgen kembali untuk melihat perbedaan dari sebelum dan sesudah minum ramuan.
Demikian postingan kali ini, untuk resep obat tradisional kencing batu/batu ginjal dengan bahan lain akan ditulis pada postingan berikutnya.Semoga bermanfaat.
Agar tidak bertambah parah, sebaiknya penderita banyak minum air putih, kurangi minum air teh dan kopi yang kental.Jauhi minuman beralkohol, Coklat, bayam, tomat, kacang tanah dan jeroan agar dijauhi dahulu.
Obat tradisional yang berkhasiat untuk mengobati batu ginjal (kencing batu) yaitu : daun tempuyung, daun keji beling dan kumis kucing.
Resep obat tradisional kencing batu (batu ginjal) bisa memakai ramuan sebagai berikut.
Resep 1 Obat Tradisional Kencing Batu (Batu Ginjal)
Bahan:
Daun tempuyung.................... 7 lembar (kering -+ 11 gr)
Kumis kucing......................... 1 genggam (kering -+ 17 gr)
Meniran.............................. 4 pohon (kering -+ 15 gr)
Temulawak sebesar telur ayam 1 biji (kering -+ 11 gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan.Iris tipis temulawak dan potong kecil meniran.Rebus semua bahan dengan air 4 gelas hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan tradisional dengan dosis 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
Resep 2 Obat Tradisional Batu Ginjal (Kencing Batu)
Bahan:
Daun keji beling........ 7 lembar (kering -+ 5 gr)
Daun kumis kucing.....1 genggam (-+ 17 gr)
Meniran.................... 3 pohon (-+ 11 gr)
Kunyit....................... 2 jari tangan (-+ 11gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan, iiris tipis kunyit dan potong kecil bahan lainnya.Rebus dengan air 4 gelas hingga tersisa 3 gelas.
Aturan pakai:
Minum ramuan tradisonal dengan dosis 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
Catatan:
Saya pernah memberikan ramuan resep 1 dan memang hasilnya luar biasa.
Pilih salah satu resep di atas dan lakukan secara teratur minimal 2 minggu, minum ramuan tradisional dilanjutkan lagi selama 2 minggu lagi bila dirasa ada perkembangan positip.Setelah istirahat 3 hari,minum ramuan kembali selama 1 minggu.
Biasanya minum baru 1 minggu saja sudah ada perkembangan bagus.Untuk menyakinkan, tak ada salahnya di rontgen dulu sebelum minum ramuan dan setelah tuntas minum ramuan juga dirontgen kembali untuk melihat perbedaan dari sebelum dan sesudah minum ramuan.
Demikian postingan kali ini, untuk resep obat tradisional kencing batu/batu ginjal dengan bahan lain akan ditulis pada postingan berikutnya.Semoga bermanfaat.
Minggu, 08 Mei 2011
Obat Tradisional Diare
Diare ditandai dengan keluarnya feses yang sangat encer lebih dari biasanya dalam sehari berlangsung terus-menerus disertai dengan mules dan kadang muntah.
Diare dapat disebabkan oleh masuknya bakteri atau virus yang menyebabkan infeksi/peradangan pada usus.Bisa juga karena keracunan makanan atau minuman,tidak tahan makanan pedas atau makanan sudah basi.
Diare akan menyebabkan keluarnya cairan tubuh yang berlebihan, sehingga tubuh dalam keadaan kekurangan cairan atau dehidrasi.Untuk itu penderita harus segera diberi cairan tambahan berupa oralit atau larutan campuran gula dan garam.
Perawatan:
1. Jaga selalu kebersihan makanan dan minuman.
2. Banyak minum dan makan makanan yang lembut.
Obat tradisional diare yang sering digunakan adalah daun jambu biji yang dikombinasikan dengan kunyit.
Resep obat tradisional diare yang bisa digunakan adalah sebagai berikut:
Bahan:
Kunyit sebesar telur ayam.................. 1 biji (kering -+ 11 gr)
Daun jambu biji (ambil no 4 dr atas)... 10 lembar
Lampuyang emprit............................. 1 jari tangan (kering -+ 9 gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan, iris tipis kunyit dan lampuyang.Rebus dengan air 4 gelas hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan obat tradisional diare dengan dosis sebagai berikut.
- Anak umur 1-3 tahun, minum 4 x sehari @ 1sendok makan.
- Anak umur 4-5 tahun, 4 x sehari @ 1 1 1/2 sendok makan.
- Anak umur 6-8 tahun, 4 x sehari @ 5 sendok makan.
- Anak umur 9-12 tahun, 4 x sehari @ 1/4 gelas
- Dewasa, 4 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
Peringatan:
Anak umur kurang dari 1 tahun jangan diberi ramuan ini, cukup diberi air teh yang kental.
Caranya, teh sebanyak 1 sendok teh diseduh air panas sebanyak 1 gelas lalu ditutup rapat,setelah dingin disaring.
Bayi umur 6-11 bulan diberi teh tersebut sebanyak 1 sendok teh, diminum 3 kali sehari.Untuk mengurangi rasa sakit, oleskan ramuan minyak kelapa 1 sendok makan dicampur 3 tetes minyak kayu putih dan dioleskan di perut bayi.
Catatan:
Untuk membuat ramuan konsumsi satu hari, bahan di atas cukup di bagi dua saja. Menurut hemat saya ramuan resep obat tradisional diare anak dan dewasa di atas sangat manjur.Saya sering menggunakan obat tradisional diare anak dan dewaa ini untuk mengobati diare pada keluarga kami,termasuk pada anak kami yang sejak umur 1 tahun sampai sekarang ketika tulisan ini diposting berumur 4 tahun sudah sering menggunakan obat diare tradisional ini.Pengalaman saya 3 kali minum diaere sudah mampet, minum ramuan dilanjutkan minimal 2 hari atau bisa 3 hari tergantung kondisi anak.Diikuti dengan pantangan tidak boleh makan makanan yang pedas,tidak boleh minum susu atau makanan yang mengandung susu, kebersihan selalu dijaga, beri makanan yang lunak dilunak dulu.
Untuk menyiasati rasa ramuan yang sepet pahit, saya tambahkan sedikit madu ketika akan diminum oleh anak.
Demikian tulisan kali, semoga bermanfaat.
Diare dapat disebabkan oleh masuknya bakteri atau virus yang menyebabkan infeksi/peradangan pada usus.Bisa juga karena keracunan makanan atau minuman,tidak tahan makanan pedas atau makanan sudah basi.
Diare akan menyebabkan keluarnya cairan tubuh yang berlebihan, sehingga tubuh dalam keadaan kekurangan cairan atau dehidrasi.Untuk itu penderita harus segera diberi cairan tambahan berupa oralit atau larutan campuran gula dan garam.
Perawatan:
1. Jaga selalu kebersihan makanan dan minuman.
2. Banyak minum dan makan makanan yang lembut.
Obat tradisional diare yang sering digunakan adalah daun jambu biji yang dikombinasikan dengan kunyit.
Resep obat tradisional diare yang bisa digunakan adalah sebagai berikut:
Bahan:
Kunyit sebesar telur ayam.................. 1 biji (kering -+ 11 gr)
Daun jambu biji (ambil no 4 dr atas)... 10 lembar
Lampuyang emprit............................. 1 jari tangan (kering -+ 9 gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan, iris tipis kunyit dan lampuyang.Rebus dengan air 4 gelas hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan obat tradisional diare dengan dosis sebagai berikut.
- Anak umur 1-3 tahun, minum 4 x sehari @ 1sendok makan.
- Anak umur 4-5 tahun, 4 x sehari @ 1 1 1/2 sendok makan.
- Anak umur 6-8 tahun, 4 x sehari @ 5 sendok makan.
- Anak umur 9-12 tahun, 4 x sehari @ 1/4 gelas
- Dewasa, 4 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
Peringatan:
Anak umur kurang dari 1 tahun jangan diberi ramuan ini, cukup diberi air teh yang kental.
Caranya, teh sebanyak 1 sendok teh diseduh air panas sebanyak 1 gelas lalu ditutup rapat,setelah dingin disaring.
Bayi umur 6-11 bulan diberi teh tersebut sebanyak 1 sendok teh, diminum 3 kali sehari.Untuk mengurangi rasa sakit, oleskan ramuan minyak kelapa 1 sendok makan dicampur 3 tetes minyak kayu putih dan dioleskan di perut bayi.
Catatan:
Untuk membuat ramuan konsumsi satu hari, bahan di atas cukup di bagi dua saja. Menurut hemat saya ramuan resep obat tradisional diare anak dan dewasa di atas sangat manjur.Saya sering menggunakan obat tradisional diare anak dan dewaa ini untuk mengobati diare pada keluarga kami,termasuk pada anak kami yang sejak umur 1 tahun sampai sekarang ketika tulisan ini diposting berumur 4 tahun sudah sering menggunakan obat diare tradisional ini.Pengalaman saya 3 kali minum diaere sudah mampet, minum ramuan dilanjutkan minimal 2 hari atau bisa 3 hari tergantung kondisi anak.Diikuti dengan pantangan tidak boleh makan makanan yang pedas,tidak boleh minum susu atau makanan yang mengandung susu, kebersihan selalu dijaga, beri makanan yang lunak dilunak dulu.
Untuk menyiasati rasa ramuan yang sepet pahit, saya tambahkan sedikit madu ketika akan diminum oleh anak.
Demikian tulisan kali, semoga bermanfaat.
Rabu, 04 Mei 2011
Obat Tradisional Jerawat
Obat tradisional jerawat yang berkhasiat untuk mengobati keluhan ini antara lain temulawak, daun sendok yang dikombinasikan dengan kunyit, temugiring, sambiloto dan pegagan.
Jerawat cenderung menyerang anak muda yang kulitnya berminyak, suka makanan berlemak dan manis, kacang-kacangan serta roti. Penyebab lain timbulnya jerawat adalah adanya masa puber atau rangsangan birahi.
Obat herbal alami jerawat yang diposting kali ini menggunakan resep sebagai berikut.
Resep 1 Obat Tradisional jerawat
Bahan:
Daun sendok...... 11 lembar (kering-+ 7 gr)
kunyit................. 1 jari tangan (kering -+ 7 gr)
Temulawak......... 1 jari tangan (kering -+ 7 gr)
Temugiring.......... 1 jari tangan (kering 7 gr)
Daun sambiloto... 7 lembar (kering -+ 0,3 gr )
Pegagan.............. 11 lembar (kering 0,5 gr )
Cara meramu:
Cuci dan iris tipis kunyit, temulawak dan temugiring.Rebus semua bahan dengan air 5 gelas hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan dengan dosis 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.Saya menyarankan lakukan selama 11 hari secara teratur, jika ada kemajuan minum ramuan dilanjutkan sampai sembuh.
Resep 2 Obat Tradisional Jerawat
Untuk pemakain luar, rawat wajah dengan menggunakan es batu yang digosokan dengan lembut pada wajah yang berjerawat.Lakukan 2 kali sehari dengan teratur.
Demikian tulisan kali ini semoga bermanfaat.
Jerawat cenderung menyerang anak muda yang kulitnya berminyak, suka makanan berlemak dan manis, kacang-kacangan serta roti. Penyebab lain timbulnya jerawat adalah adanya masa puber atau rangsangan birahi.
Obat herbal alami jerawat yang diposting kali ini menggunakan resep sebagai berikut.
Resep 1 Obat Tradisional jerawat
Bahan:
Daun sendok...... 11 lembar (kering-+ 7 gr)
kunyit................. 1 jari tangan (kering -+ 7 gr)
Temulawak......... 1 jari tangan (kering -+ 7 gr)
Temugiring.......... 1 jari tangan (kering 7 gr)
Daun sambiloto... 7 lembar (kering -+ 0,3 gr )
Pegagan.............. 11 lembar (kering 0,5 gr )
Cara meramu:
Cuci dan iris tipis kunyit, temulawak dan temugiring.Rebus semua bahan dengan air 5 gelas hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan dengan dosis 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.Saya menyarankan lakukan selama 11 hari secara teratur, jika ada kemajuan minum ramuan dilanjutkan sampai sembuh.
Resep 2 Obat Tradisional Jerawat
Untuk pemakain luar, rawat wajah dengan menggunakan es batu yang digosokan dengan lembut pada wajah yang berjerawat.Lakukan 2 kali sehari dengan teratur.
Demikian tulisan kali ini semoga bermanfaat.
Obat Tradisional Amandel Alami
Amandel atau tonsil sering ditemui menyerang anak-anak.Amandel biasanya diawali dengan gejala sakit tenggorokan ringan hingga menjadi parah, sakit saat menelan.Amandel menjadi bengkak, panas, nyeri badan, lemah, demam, sakit kepala dan sakit pada telinga.
Obat tradisional radang amandel yang berkhasiat untuk mengobati radang amandel diantaranya adalah mengkudu, jeruk nipis, kunyit dan benalu teh.
Resep obat tradisional radang amandel adalah sebagai berikut:
Bahan:
Air buah mengkudu matang.... 2 sendok makan
Air perasan jeruk nipis........... 1 sendok teh
Air perasan kunyit.................. 1 sendok teh
Air rebusan benalu teh............ 8 sendok makan
Cara meramu:
Masukan ramuan obat tradisional radang amandel ke dalam botol bersih, kocok sampai tercampur rata kemudian tim selama 30 menit.
Aturan pakai:
Minum ramuan obat tradisional radang amandel dengan dosis sebagai berikut,
- Anak umur 1 - 3 tahun, 3 x sehari @ 1 sdt
- Anak umur 4 - 5 tahun, 3 x sehari @ 1 sdm
- Anak umur 6 - 8 tahun, 3 x sehari @ 2 sdm
- Anak umur 9 - 12 tahun, 3 x sehari @ 3 sdm
- Dewasa, 3 x sehari @ 4 sendok makan
Lewat pengobatan dengan menggunakan obat tradisional amandel ini sudah banyak yang berhasil sembuh, yang penting selain harus telaten juga perlu didukung dengan pantangan untuk menghinadari makanan yang bersifat dingin seperti es, semangka, melon, mentimun dan goreng-gorengan. Selain itu juga berpantang untuk tidak makan makanan yang disimpan di lemari es.
Hindari bicara keras, berteriak, atau menangis kencang, sebab akan menggangu pita suara dan tenggorokan. Bila dilanggar pada anak kecil akan jadi meriang, tenggorokan tambah radang dan menjadi sakit.
Lakukan selama 7 hari secara teratur bila ada kemajuan minum ramuan obat tradisional dilanjutkan sampai amandel kempis dan sembuh.
Demikian tulisan kali ini semoga bermanfaat.
Terimakasih kepada TRUBUS 379/JUN 2001
Obat tradisional radang amandel yang berkhasiat untuk mengobati radang amandel diantaranya adalah mengkudu, jeruk nipis, kunyit dan benalu teh.
Resep obat tradisional radang amandel adalah sebagai berikut:
Bahan:
Air buah mengkudu matang.... 2 sendok makan
Air perasan jeruk nipis........... 1 sendok teh
Air perasan kunyit.................. 1 sendok teh
Air rebusan benalu teh............ 8 sendok makan
Cara meramu:
Masukan ramuan obat tradisional radang amandel ke dalam botol bersih, kocok sampai tercampur rata kemudian tim selama 30 menit.
Aturan pakai:
Minum ramuan obat tradisional radang amandel dengan dosis sebagai berikut,
- Anak umur 1 - 3 tahun, 3 x sehari @ 1 sdt
- Anak umur 4 - 5 tahun, 3 x sehari @ 1 sdm
- Anak umur 6 - 8 tahun, 3 x sehari @ 2 sdm
- Anak umur 9 - 12 tahun, 3 x sehari @ 3 sdm
- Dewasa, 3 x sehari @ 4 sendok makan
Lewat pengobatan dengan menggunakan obat tradisional amandel ini sudah banyak yang berhasil sembuh, yang penting selain harus telaten juga perlu didukung dengan pantangan untuk menghinadari makanan yang bersifat dingin seperti es, semangka, melon, mentimun dan goreng-gorengan. Selain itu juga berpantang untuk tidak makan makanan yang disimpan di lemari es.
Hindari bicara keras, berteriak, atau menangis kencang, sebab akan menggangu pita suara dan tenggorokan. Bila dilanggar pada anak kecil akan jadi meriang, tenggorokan tambah radang dan menjadi sakit.
Lakukan selama 7 hari secara teratur bila ada kemajuan minum ramuan obat tradisional dilanjutkan sampai amandel kempis dan sembuh.
Demikian tulisan kali ini semoga bermanfaat.
Terimakasih kepada TRUBUS 379/JUN 2001
Langganan:
Postingan (Atom)